Terobosan Sulwan Aboenawas, Siapkan Kantor hingga Tetapkan Batik Sorume Sebagai Simbol Pramuka Koltim

  • Bagikan
Ketgam. Proses pelantikan Sulwan Aboenawas selaku Ketua Mabicab Pramuka Koltim. Foto: Istimewa.

KABARANOA.ID: KOLTIM – H. Sulwan Aboenawas, M.Si, tak hanya aktif dalam menjalankan roda pemerintahan di Kolaka Timur (Koltim), namun juga ikut andil dalam menyukseskan berbagai kegiatan keorganisasian non pemerintah.

Hal ini terbukti dengan aktifnya ia dalam kepengurusan Pramuka, hingga ia dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) di Koltim.

Bukan hanya Mabicab, pengurus Pramuka Koltim lainnya yang terdiri dari Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK), secara resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Kwarda Provinsi Sultra, H. Irawan Laliasa, di Aula Pemda Koltim, Jumat (14/1/2022).

Ketgam. Pelantikan kepengurusan Pramuka Koltim. Foto: Istimewa

Usai dilantik, Sulwan juga melihat langsung kain Batik Sorume yang merupakan tenunan khas daerah. Produk ini diketahui sudah menjadi ciri khas dan identitas daerah Koltim.

Sulwan dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa organisasi Pramuka ini merupakan salah satu pilar pendidikan dalam membangun sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda yang berakhlak dan peduli terhadap bangsa dan negara.

Peran Pramuka ini kemudian diperkuat dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, pada 26 Oktober 2010 lalu.

Dengan disahkannya undang-undang tersebut, Mabicab dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Koltim sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan kepramukaan, karena menjadi dasar hukum dalam bergerak, termasuk membantu finansial organisasi.

Citra Pramuka di Koltim kata Sulwan yang juga menduduki kursi Pj. bupati ini, tampak terus membaik. Terbukti dengan makin meningkatnya minat dan animo para kaum muda yang didominasi pelajar, untuk bergabung dalam gerakan yang dipimpinnya ini.

Ketgam. Kepengurusan Pramuka Koltim. Foto: Istimewa.

Pramuka secara nasional tengah melakukan revitalisasi organisasi yang tujuannya untuk memantapkan eksistensi gerakan Pramuka, serta meningkatkan fungsi dan peran di masyarakat.

Olehnya, kegiatan kepramukaan di setiap daerah juga terus berlangsung dengan antusias tinggi, termasuk di berbagai instansi pemerintah atau satuan karya dan lembaga pendidikan, di setiap tingkatan racana.

Semua gerakan ini, dilaksanakan demi tercapainya visi dan misi Pramuka yakni mempersiapkan para pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan. Berbagai keberhasilan yang ada tentu harus dapat dipertahankan dan bahkan semakin lebih ditingkatkan.

Hakekat dasar pendidikan kepramukaan menurutnya, adalah meningkatkan penghayatan dan pngalaman nilai-nilai kepramukaan yakni satya dan darma pramuka kepada seluruh peserta didik, sehingga mereka dapat dipersiapkan menjadi kader pimpinan bangsa yang tangguh pada masa depan.

Dalam kerangka mempersiapkan kaum muda yang seperti inilah, organisasi Pramuka perlu dikelola secara profesional oleh orang-orang yang berkompeten, terlebih lagi pada kurikulum  tahun 2013, pendidikan kepramukaan menjadi ekstrakuler wajib yang diajarkan di tiap sekolah.

Masuknya dalam kurikulum ini, merupakan suatu penghormatan sekaligus tantangan bagi organisasi Pramuka untuk membuktikan bahwa organisasi ini mampu membentuk karakter dan budi pekerti bagi kaum muda Indonesia.

Sulwan juga mengaku sangat berharap dengan terlantiknya pengurus baru gerakan Pramuka Koltim ini, dapat meningkatkan peran serta gerakan dalam membangun SDM yang berkualitas dan dapat lebih meningkatkan motivasi dan bakti kader.

Kinerja para kader diharapkan terus digaungkan, demi perkembangan gerakan Pramuka serta bagi masa depan kaum muda yang lebih baik, khususnya di daerah Koltim.

“Dalam hal ini, sebagai wujud nyata saya selaku Mabicab memberikan bantuan pinjam pakai kantor untuk digunakan oleh pengurus gerakan Pramuka Koltim, serta menetapkan logo dan Batik Sorume Gerakan Pramuka Koltim sebagai simbol dan identitas Kwarcab Koltim,” tuturnya.

Penetapan Logo dan simbol Pramuka Koltim. Foto: Istimewa.

Pada pidatonya ini, Sulwan juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Koltim masa bakti 2019-2024. Ia optimis, kepengurusan ini bakal meningkatkan prestasi kepramukaan yang lebih baik.

Lebih lanjut kata bupati, untuk lebih meningkatkan prestasi gerakan Pramuka pada masa akan datang, ia mengajak para anggota dewasa gerakan Pramuka untuk lebih merapatkan barisan, dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan organisasi.

“Kepada para andalan Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se kabupaten kolaka timur, saya menghimbau, marilah kita bersama berupaya melakukan hal-hal terbaik, demi masa depan kaum muda yang lebih cerah,” tutup Sulwan.

Sementara itu, H. Irawan Laliasa menyampaikan, Pramuka ini merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan. Olehnya, diharapkan dengan setiap gerakan harus sesuai dengan berbagai macam pedoman, aturan, prinsip bermasyarakat, serta nilai keorganisasian.

Semua ini kata Irawan, menjadi sesuatu yang sangat diharapkan oleh bangsa dan negara, untuk itu perlu adanya motivasi yang diberikan khususnya kepada Kwarcab.

Ia juga mengungkapkan, sistem perencanaan dan tanggung jawab dalam gerakan pramuka, tidak bisa terlepas dengan sistem anggaran dan administrasi umum dengan pemerintah.

‘Keputusan Kuatil Nasional Gerakan Pramuka Nomor 28 Tahun 2007 tentang Majelis Pembimbing, intinya dukungan moral dan materi yang finansial secara teori dalam pemberian materi orientasi, harus diperhatikan,” tutup Irawan. (Adv).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *