Target Pemkab Koltim Tahun 2022, Raih Pendapatan 700 Miliar Lebih

  • Bagikan
Ketgam. Sulwan Abunawas menghadiri rapat paripurna DPRD Koltim. Foto: Diskominfo Koltim

KABARANOA.ID: KOLTIM – Kinerja Sulwan Abunawas langsung terlihat sejak dilantik sebagai Pj. Bupati Kolaka Timur (Koltim), oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, 22 November lalu.

Salah satu kinerja awal Sulwan untuk pembangunan Koltim yakni  memanajemeni anggaran daerah tahun 2022, agar seluruh pendapatan maupun pembiayaan dilaksanakan secara proporsional.

Sulwan dalam rapat paripurna DPRD Koltim beberapa waktu lalu, menyampaikan item rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Koltim tahun 2022.

Rancangan APBD ini kata Sulwan di hadapan legislator Koltim, terdiri dari tiga komponen, yakni pendapatan, belanja serta pembiayaan.

“Secara keseluruhan, jumlah pendapatan Pemkab Koltim tahun 2022 direncanakan Rp711.507.822.094, sedangkan alokasi belanja senilai Rp732.440.411.012,” ungkapnya.

Penjelasan atas masing-masing kelompok serta arah kebijakan belanja, pertama operasi, direncanakan senilai Rp455.515.346.205, diarahkan untuk belanja pegawai, barang dan jasa, hibah, dan bantuan sosial.

Kedua belanja modal, direncanakan senilai Rp140.209.473.807, diarahkan untuk belanja modal tanah, peralatan mesin, bangunan gedung, modal jalan, jaringan irigasi, dan aset tetap lainnya.

Ketiga belanja tidak terduga, dipersiapkan untuk kegiatan yang sifatnya tidak biasa, seperti penanggulangan bencana alam, sosial dan keperluan mendesak yang tidak diperkirakan sebelumnya, direncanakan senilai Rp3.000.000.000.

“Keempat, belanja transfer, diarahkan untuk belanja bantuan keuangan kepada desa senilai Rp133.715. 591.000,” bebernya.

Mantan Kadis BPMD Konawe ini juga menjelaskan, Rencana Pembiayaan Kabupaten Koltim Tahun Anggaran 2022 terdiri atas dua komponen.

Komponen pertama, kebijakan penerimaan pembiayaan diarahkan untuk menampung Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran sebelumnya senilai Rp. 24.932.588.918.

Kedua, pengeluaran pembiayaan yakni kebijakan yang diarahkan untuk penyertaan modal (investasi) Pemkab Koltim, direncanakan pada Bank Sultra senilai Rp3.000.000.000, PDAM Rp500.000.000, dan Perusda Rp500.000.000.

“Dari pemberian pembiayaan tersebut di atas, menghasilkan pembiayaan netto sebesar Rp20.932.588.918. Pembiayaan netto tersebut, dapat menutup defisit anggaran sebesar Rp20.932.588.918. Akhirnya Silpa menjadi nol rupiah,” tambahnya.

Deretan rancangan APBD 2022 ini kata bupati, dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *