Tak Terima Ditatap, Remaja dengan Parang Mengamuk di Depan Indomaret Laute

  • Bagikan
Pelaku penyerangan ritel Indomaret di Laute. Foto: Istimewa.

KABARANOA.ID: KENDARI – Menjalani pendidikan formal dengan status pelajar di sekolah negeri, tidak selamanya berpengaruh dalam membangun karakter berjiwa baik seorang murid.

Pelajar berinisial MW menjadi salah satu buktinya. Tak mampu mengendalikan emosi juga perilakunya, ia harus mendekam di jeruji besi, dengan dinginnya ubin sel tahanan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari.

MW, seorang remaja berusia 17 tahun yang berdomisili di Kota Kendari ini, diciduk aparat Polresta Kendari, karena aksi amukannya dengan parang panjang, di halaman sebuah mini market, Jalan Laute, Kelurahan Mandonga, Kamis (10/3/2022) lalu.

Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Juven Simanjuntak, Senin (21/3/2022), kepada sejumlah awak media mengungkapkan, perkara aksi “bang jago” Ini, bermula saat MW berkendara bersama tiga rekannya.

Saat melintas di sekitaran depan Indomaret Laute, MW mengaku menerima tatapan yang membuatnya tidak nyaman, sehingga memicu rasa amarah. Ia lalu menuju Lawata lalu mengambil parang

“MW kembali ke Indomaret. Dengan amarahnya, MW mengejar pengunjung minimarket dan juga memecahkan kaca sebuah mobil pengunjung dengan menggunakan gagang parang yang dibawahnya,” ucapnya.

Lanjut Kompol Juven, MW ditangkap di persembunyiannya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Tak hanya itu, ikut diamankan sebilah parang panjang yang digunakannya saat mengamuk, termasuk kendaraan roda dua sebagai barang bukti.

“Akibat dari perbuatan “bang jago” tersebut, ia disangkakan dengan Pasal 335 KUHP, dengan ancaman pidana satu tahun penjara,” tutup Kompol Juven Simanjuntak. (Eko)

Penulis: EkoEditor: Iwal Taniapa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *