Ruksamin Sulap Pekarangan Rujab Miliknya Menjadi Kebun Produktif

  • Bagikan
Ketgam. Bupati Konut, Ruksamin saat panen hasil kebun di pekarangan Rujab miliknya. Foto: Istimewa.

KABARANOA.ID: KONUT – Tidak hanya mampu memimpin daerah dalam bidang pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM), Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin lewat tangan dinginnya juga mampu berkarya hingga timbul sensasi baru.

Pria kelahiran Lasolo, 13 Maret 1973 ini, mampu menyulap pekarangan rumah jabatan (Rujab) miliknya yang tadinya tak terawat, menjadi lahan perkebunan, ditumbuhi sayur-mayur sehingga elok dipandang mata.

Dalam video yang diunggah di akun Whattshap salah satu warga, Selasa pagi (3/5/2022), tampak Bupati Konut berada di lokasi pekarangan Rujab, di Kelurahan Wanggudu, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Rujab Bupati Konut ini, tepat berada di puncak gunung Wanggudu, dengan ketinggian sekira 50 meter. Butuh lima menit lamanya, bagi pengendara dari arah perkantoran untuk sampai di kediaman orang nomor satu di Bumi Oheo ini.

Video berdurasi dua menit 24 detik ini, memperlihatkan Ruksamin tengah sibuk dengan setelan baju kaos lengan pendek putih, celana hitam, dipadu dengan topi ala koboi berwarna coklat.

Nampak di pekarangan itu, tumbuh berbagai aneka sayuran siap panen. Satu-persatu Ruksamin memetiknya, kemudian disimpan di dalam bakul.

Dengan senyum manis tanda gembira, Bupati Konut dua periode ini, memamerkan hasil kebun yang telah dipetiknya, antara lain ada mentimun, peria, dan sawi. Semua sayur ini terlihat besar dan segar.

“Masing-masing sayur yang dipanen hari ini, beratnya hampir sekilo semua,” kata Ruksamin sembari menunjukkan hasil panennya.

Tak hanya panen, Ruksamin juga terlihat sibuk merapikan daun sayur menggantung. Ia juga membersihkan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman.

Dalam video tersebut, Ruksamin juga mengajak warganya agar memanfaatkan pekarangan, meski untuk ukuran rumah sekecil apapun.

“Mari manfaatkan pekarangan disekitar rumah kita, untuk meningkatkan pendapatan ekonomi kita. Setidaknya kita tidak lagi beli sayur,” pungkas Ruksamin. (La)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *