Program Vaksinasi Massal Pemda Konawe, 20.824 Warga Sudah Divaksin

  • Bagikan
Proses pendaftaran dan scraning calon peserta vaksin pada program vaksinasi massal di pelataran Kantor Bupati Konawe, Rabu (30/6/2021).
Proses pendaftaran dan scraning calon peserta vaksin pada program vaksinasi massal di pelataran Kantor Bupati Konawe, Rabu (30/6/2021).

KABARANOA.ID; UNAAHA – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar vaksinasi massal di pelataran Kantor Bupati Konawe, Rabu (30/6/2021). Agenda tersebut merupakan bagian untuk menyukseskan program satu juta vaksin dari pemerintahan presiden Jokowi.

Pelaksanaan vaksinasi massal tersebut, pada waktu bersamaan disaksikan langsung secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang berada di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara sebelum membuka Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di pelataran Masjid Al Alam Kendari.

Sementara itu, Jokowi tak luput menyapa secara virtual beberapa daerah yang menjalani vaksinasi massal. Ia berharap vaksinasi yang dilakukan beberapa daerah di Sultra dapat menjadi bagian suksesi program satu juta vaksin di Indonesia. Ada empat daerah di Sultra yang menggelar program vaksinasi massal, yakni Konawe, Kendari, Konsel dan Bombana.

Sekda Konawe, Ferdinand Sapan didampingi Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso, SIK, Danramil Unaaha, dan Kabag Humas Pemda Konawe saat memaparkan program vaksinasi massal kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Sekda Konawe, Ferdinand Sapan didampingi Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso, SIK, Danramil Unaaha, dan Kabag Humas Pemda Konawe saat memaparkan program vaksinasi massal kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Sekda Konawe, Ferdinand Sapan yang ditemui dalam kegiatan vaksinasi menyampaikan, kegiatan itu merupakan upaya pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan vaksinasi dalam rangka percepatan atau pencegahan penularan virus Covid-19.

“Target kita hari ini adalah 1000 orang. Untuk yang melakukan vaksinasi di pelataran kantor bupati, target kita 500 orang, dan 500 lagi itu di Kecamatan,” ungkapnya.

Selanjutnya, dirinya berharap akan kesadaran dari masyarakat itu sendiri, karena menurutnya penyakit seperti ini tidak memilih siapa orang itu. Tetapi bagaimana imunitas orang tersebut.

“Kalau misalkan vaksin itu sudah dilaksanakan dan diterima oleh seluruh masyarakat, saya yakin bahwa imunitas nya bertambah dan penularannya makin kecil. Makanya kami terus mengimbau warga untuk ikut menyukseskan program vaksinasi,” kata mantan Kepala BPKAD Konawe itu.

Salah seorang warga peserta vaksin program vaksinasi massal.
Salah seorang warga peserta vaksin program vaksinasi massal.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Konawe ini menambahkan, bagi warga yang tidak sempat hadir di pelataran kantor daerah untuk melakukan vaksinasi massal ini. Ia mengimbau agar melakukan vaksinasi di kecamatan masing-masing.

“Jadi bagi warga yang tidak sempat vaksin hari ini. Bisa langsung ke kantor camat terdekat. Karena, kami juga membuka vaksinasi massal di 26 Puskesmas se-Kabupaten Konawe,” pungkas Jenderal ASN Konawe itu.

Sasaran Pelaksanaan Program

Sementara itu, Koordinator Pelaksana Vaksin Dinkes Konawe, Wiwin mengatakan, berdasarkan data per 28 Juni 2021, vaksinasi dilakukan dengan tiga sasaran. Pertama, tenaga kesehatan (Nakes) dengan total 1.839 orang.

Pelaksanaan program vaksinasi massal di pelataran Kantor Bupati Konawe, Rabu (30/6/2021).
Pelaksanaan program vaksinasi massal di pelataran Kantor Bupati Konawe, Rabu (30/6/2021).

Selanjutnya untuk sasaran kedua, yakni pegawai layanan publik. Pada layanan publik sudah sekitar 18.133 orang yang telah di vaksinasi. Sasaran ketiga adalah lansia, dengan jumlah yang telah divaksin sebanyak 852 orang

“Jadi total keseluruhan yang melakukan vaksinasi untuk wilayah Kabupaten Konawe 20.824 orang,” bebernya.

Selama 2020, Kasus covid-19 di kabupaten Konawe berjumlah 486 orang, dengan status sembuh sebanyak 470 orang dan meninggalkan 16 orang. Sementara itu, kasus covid-19 di 2021 berjumlah 203, dengan status sembuh sebanyak 118 orang, sedangkan status meninggalkan 6 orang dan yang sedang perawatan/pengawasan sebanyak 79 orang. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *