Pemdes Amandete Salurkan Program BLT-DD Tahap II 2023

  • Bagikan
Penyaluran Program BLT-DD Tahap II 2023 Desa Amandete, Kecamatan Amonggedo, Konawe.

KONAWE_  Pemerintah Desa (Pemdes), Amandete, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap satu Tahun 2023 kepada 21 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran BLT-DD ini dipimpin oleh Kepala Desa (Kades), Amandete, Jumono, disaksikan para aparat desa. Kegiatan berlangsung di balai pertemuan Desa, Senin (16/06/2023)

Dalam penyalurannya, masing-masing KPM yang terdiri dari lansia, janda, duda dan yang belum memiliki pekerjaan tetap, menerima BLT-DD senilai Rp900.000, periode bulan April, Mey hingga Juni. Adapun totalnya di tahap kedua ini, sebesar Rp18.900.000.

Kades Amandete, Jumono mengatakan, BLT-DD ini merupakan program pemerintah pusat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2022 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023,” kata Aziz.

Penyaluran Program BLT-DD Tahap II 2023 Desa Amandete, Kecamatan Amonggedo, Konawe.

Dalam regulasi tersebut juga diterangkan, sasaran penerima bantuan ini adalah keluarga yang kehilangan mata pencaharian, janda, lanjut usia, keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis, serta kriteria lainnya.

“Syarat penerima BLT ini sudah memenuhi jika mengacu kepada petunjuk teknis calon penerima dan memang 21 orang ini benar-benar layak,” terang Jumono.

Untuk itu, lanjut Jumono penggunaan Dana Desa Tahun 2023, berdasarkan instruksi dari pemerintah pusat, difokuskan untuk pemulihan ekonomi, peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Dengan tetap memperhatikan permasalahan yang masih mengemuka, seperti penanganan stunting, pelaksanaan padat karya tunai desa, pengembangan ekonomi desa, serta penanganan bencana alam,” jelasnya.

Penyaluran Program BLT-DD Tahap II 2023 Desa Amandete, Kecamatan Amonggedo, Konawe.

Olehnya, BLT-DD ini merupakan salah satu prioritas penggunaan Dana Desa. Disamping itu, kedepannya anggaran yang ada bakal dialokasikan pada berbagai program, dengan tetap merujuk pada peraturan menteri desa yang berlaku.

“Bantuan ini tidak boleh digunakan untuk membeli barang-barang bersifat konsumtif bukan kebutuhan pokok, namun untuk memenuhi keperluan harian saja, seperti beras dan lain sebagainya,”terang Aziz.

Dihadapan KPM, Jumono mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat,sebab program ini benar-benar menyentuh dan bermanfaat langsung kepada warga.

“Dan saya berharap, BLT-DD bisa membantu meringankan beban warga, khsususnya bagi umat muslim yang akan memperingati hari raya idul adha” pungkas Jumono.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *