Konawe Raih Prestasi Kinerja Tinggi Nomor Satu di Sultra Menurut Kemendagri

  • Bagikan
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa ditemui usai launching Vaksin Covid-19 di halaman Kantor Bupati Konawe. (Foto: Saldy)

UNAAHA, – Pemerintah Kabupaten Konawe meraih prestasi kinerja tinggi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor satu di Sulawesi Tenggara (Sultra) berdasarkan daftar skor, prestasi dan peringkat antar kabupaten/kota di Sultra.

Penetapan ini atas hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tahun 2020 oleh Kemendagri terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2019.

Evaluasi EKPPD sendiri dilakukan terhadap 17 kabupaten/kota di Sultra. Menurut data, Kabupaten Konawe meraih 3.7904 skor diatas Kabupaten Konawe Utara yang meraih skor 3.5599 dan Kabupaten Konawe Selatan yang meraih 3.4869 skor.

Evaluasi sendiri untuk mengukur tingkat keberhasilan Pemda dalam penerapan prinsip otonomi daerah dan penyelenggaraan urusan pemerintahan semisal tentang makro ekonomi dan sektoral.

Ada enam urusan pemerintahan yang menjadi penilaian seperti pendidikan, kesehatan, PUPR, pertanian, pariwisata hingga urusan penanganan kemiskinan. Dari enam indikator tersebut, dirinci lagi seperti peningkatan pelayanan publik, kemandirian daerah dan daya saing daerah itu sendiri.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengatakan prestasi ini atas upaya seluruh instansi dan stakeholder untuk memenuhi ekspektasi masyarakat dalam menjalankan pemerintahan yang bersih.

“Di Sultra kita urutan satu, secara nasional kita urutan 18. Ini harus kita pertahankan terus karena ini kepercayaan kita. Kalau mau dapat tambahan insentif dari pusat kita memang harus bisa buat prestasi,” kata Kery.

Daftar skor, prestasi dan peringkat antar kabupaten/kota di Sultra.

Kery pun mengakui, dalam mempersiapkan LPPD ia sampai turun tangan menjadi pengarah, khususnya soal penganggaran di lingkup instansi. Hal ini dilakukan, kata dia, karena pola penganggaran tidak lagi seperti tahun sebelumnya yang kini mesti ketat.

Kery turut menyampaikan apresiasinya atas kinerja aparatnya yang berhasil menyajikan LPPD dengan baik, dengan kondisi tata kelola keuangan dan pemerintah yang sangat dinamis akibat beberapa kondisi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Dr. Ferdinand menerangkan seperti subtansi dari LPPD, Kabupaten Konawe unggul dari kedua sisi makro ekonomi dan sektoral.

Sisi makro, pertumbuhan ekonomi Konawe meningkat drastis. Di sisi sektoral, daya unggul Konawe yaitu pertanian dan manufaktur (pabrik).

Hal ini didukung intrumen pembangunan pemerintah daerah, pertama memaksimalkan APBD dan APBN, kedua memaksimalkan investasi, ketiga memaksimalkan potensi lokal.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat launching Vaksin Covid-19 di halaman Kantor Bupati Konawe. (Foto: Saldy)

Atas pelaksanaan tiga instrumen ini terjadi peningkatan belanja mulai dari swasta, daerah maupun masyarakat yang berdampak pada peningkatan ekonomi Konawe.

“Kondisi ini yang mendorong bagaimana terintegrasinya pemerintah daerah dengan semua sektor itu dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, dan Konawe tumbuh dari kedua sisi ini sehingga unggul dari daerah lain,” ujar Dr. Ferdinand.

Diakuinya, pola penilaian kali ini berbeda dari sebelumnya, seperti adanya indikator-indikator yang berubah dengan format baru yang berbeda. Namun ia mengaku jika Pemda Konawe telah siap di awal.

“Mudah-mudahan tahun 2020-2021 nanti kita bisa masuk 10 besar,” pungkasnya. (Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *