Hari Pertama Berkantor di Koltim, Sulwan Abunawas Tancap Gas Pimpin Dua Agenda

  • Bagikan
Ketgam. Penyerahan KIS kepada salah satu PPU Pemkab Koltim. Foto: Istimewa

KABARANOA.ID: KOLTIM – Usai dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulwan Abunawas tak mau berleha-leha dan memilih segera melaksanakan kewajibannya.

Pertama berkantor pada Selasa (23/11/2021), Sulwan langsung tancap gas memimpin dua agenda berbeda. Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pejabat tinggi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Koltim, ikut bersama pemimpin barunya.

Awalnya, pagi hari Sulwan memimpin kegiatan sosialisasi hak dan kewajiban peserta JKN-KIS dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 70 Tahun 2020 tentang Penyetoran Iuran Jaminan Kesehatan Bagi Pekerja Penerima Upah (PPU) di Lingkungan Pemerintah Daerah

Dalam sambutannya, Sulwan menerangkan bahwa salah satu tujuan program JKN-KIS yakni peningkatan pertahanan para aparatur desa.

Olehnya BPJS Kesehatan sesuai dengan Permendagri No.70 Tahun 2020, diberi amanat untuk menjalankan program pemerintahan ini, sehingga seluruh peserta mendapat informasi tentang hak dan kewajiban sebagai peserta, serta manfaat pelayanan dari tingkat pertama hingga lanjutan.

Dalam Permendagri tersebut, Pasal 6 ayat 1 menyebutkan, pemda melakukan pendaftaran bagi PPU dan perubahan data kepesertaan jaminan kesehatan bagi peserta PPU di lingkungan pemerintah daerah secara kolektif.

“Tentunya dengan besaran iuran bagi peserta PPU di lingkungan Pemda, dibayar dengan ketentuan, yakni empat persen dibayar oleh pemberi kerja melalui APBD, dan satu persen dibayar oleh peserta melalui APBDes dengan dasar perhitungan iuran berasal dari Upah Minimum Provinsi,” terangnya.

Lanjut bupati, Pemkab Koltim juga telah mendaftarkan ribuan masyarakatnya untuk mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018, jaminan kesehatan merupakan perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat.

Namun perlindungan sesuai Perpres ini, hanya diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran jaminan kesehatan, baik itu dibayarkan oleh pemerintah pusat, daerah, maupun peserta membayar secara mandiri.

Kata Sulwan, berdasarkan hal-hal yang sudah dijelaskan itu, Pemkab Koltim telah ikut mendukung dan berkontribusi terhadap program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Hal ini terlihat sejak 1 Juli 2021 lalu, difasilitasi Pemkab Koltim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sudah mendaftarkan program jaminan kesehatan kepala desa dan perangkat desa beserta anggota keluarganya, kepada BPJS kesehatan, sebanyak 2092 peserta hingga dengan bulan November Tahun 2021.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan kepada para perangkat desa untuk sama-sama memahami apa saja yang menjadi hak dan kewajiban sebagai peserta JKN-KIS, serta manfaat yang didapatkah. Untuk BPJS kesehatan sebagai badan penyelenggara diharapkan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi para peserta,” ucapnya.

Usai kegiatan sosialisasi JKN-KIS, Sulwan yang telah beristirahat sejenak, langsung menuju Kantor Bappeda dan Litbang Pemkab Koltim.

Ketgam. Sulwan Abunawas memimpin rapat evaluasi penanggulangan stunting. Foto: Istimewa

Ia memimpin rapat evaluasi percepatan penurunan stunting. Hadir dalam kegiatan, BPKP Sultra, seluruh pimpinan OPD serta Bagian Setda Koltim.

Dalam kegiatan ini, ia menyampaikan bahwa sejak Tahun 2019 hingga 2020, Koltim mendapat penghargaan nomor dua terbaik se-Sultra, dalam hal penanganan penurunan stunting.

Demi mempertahankan prestasi ini, Pemkab Koltim kata Sulwan, bakal senantiasa menguatkan masing-masing sektor dalam tunjang penurunan Stunting. Olehnya para OPD dan camat yang berperan agar menyelesaikan target yang telah direncanakan sebelumnya.

“Kemudian terakhir, semua pihak agar mengikuti evaluasi BPKB terhadap tahapan penurunan stunting. Pihak BPKB juga mohon dievaluasi sebaik-baiknya,” tutup Sulwan Abunawas.

Penulis: Iwal Taniapa
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *