H. Belli: Tujuh Tahun Bersama Nur Alam Jadi Sekolah Terbaik Saya

  • Bagikan
H. Belli Pelaksana harian (Plh) Bupati Kabupaten Kolaka Timur.

KABARANOA.ID: TIRAWUTA – Pelaksana harian (Plh) Bupati Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), H. Belli punya segudang ilmu dalam dunia pendidikan formal. Gelar diploma 3, sarjana hingga pasca sarjana diraihnya di pulau Jawa.

Menginjak usia mudanya yang baru kepala dua kala itu, ia bahkan sudah menjadi dosen sekaligus kepala lembaga penelitian di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari.

Karirnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) juga terbilang cemerlang. Pria kelahiran 1980 ini lulus pada tahun 2008. Tak lama, ia langsung dipercaya menduduki jabatan eselon di Pemprov Sultra, sebagai Kasubid Pendataan dan Evaluasi Biro Pembangunan.

Februari 2011, ia sempat naik jabatan sebagai Kasubag di Biro Pembangunan. Empat bulan setelahnya, yakni Juni 2011, H. Belli menjadi Kasubag Protokoler.

Menjabat Kasubag Protokoler, ia mengatur seluruh jadwal Gubernur Sultra, Nur Alam kala itu. Mulai dari keberangkatan ke dalam dan luar daerah, soal agenda pemerintahan lainnya, semua diarahkan ke H. Belli.

Selain itu, setiap orang hendak bertemu gubernur, harus melalui H. Belli terlebih dahulu. Olehnya, menjabat Kasubag Protokoler otomatis menjadikannya orang terdekat Nur Alam.

Dengan segudang pengalamannya itu, H. Belli bahkan dengan lantang menyebut, pendidikan terbaiknya bukan di Pulau Jawa, bukan pula dalam dunia pemerintahan secara langsung, namun saat ia belajar langsung kepada Nur Alam.

“Saya mengikuti beliau pak Nur Alam kurang lebih tujuh tahun, hingga akhirnya ada masalah hukum. Tujuh tahun mengikuti beliau, saya anggap sebagai sekolah terbaik saya selama ini,” ucap H. Belli kepada awak media beberapa hari lalu.

Meski bukan termasuk sekolah formal, namun H. Belli mengaku banyak belajar dan mendapat ilmu dari Nur Alam, terutama terkait ilmu kepemimpinan. Mulai dari interaksi kepada sesama pemimpin, kepala daerah di seluruh Indonesia, staf, hingga masyarakat.

Diceritakannya, Nur Alam selalu menciptakan suasana cair, baik di pemerintahan, maupun kepada masyarakat, sehingga setiap masalah dapat diselesaikan dengan baik.

“Sebenarnya kalau terkait penyelesaian masalah, bapak Ali Mazi juga sangat baik, namun pendekatan keduanya beda, karena bapak Ali Mazi sarjana hukum sedangkan Nur Alam ekonomi,” terangnya.

Kini, selama setahun terakhir, H. Belli menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Sultra. Ia pun mengaku tidak pernah menduga, bakal dipercayakan sebagai Pj. Sekda sekaligus Plh. Bupati Koltim.

“Menjadi pemimpin di Koltim tentu tidak mudah. Namun saya tetap meminta kepada banyak pihak, agar saya diberi dukungan. Semoga semua tugas dapat saya selesaikan dengan baik,” harap H. Belli. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *