Kepsek SMUN 1 Besulutu Bantah Tudingan Pangkas Dana PIP

  • Bagikan
Ketgam: Kepsek SMAN Besulutu, Hamid S.Pd., M.Pd. Foto: Istimewa.

KABARANOA.ID:KONAWE – Beberapa hari lalu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN I Besulutu, Hamid, S.Pd., M.Pd, diserang dengan tudingan melakukan potongan terhadap dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), kepada siswanya.

Menanggapi serangan ini, Hamid, S.Pd., M.Pd, kepada Kabaranoa.id saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, menyebut bahwa tudingan tersebut sangat tendensius dan tidak memiliki dasar.

Dijelaskan, penarikan dana sebesar 400 ribu terhadap siswa penerima bantuan PIP ini, dilakukan pihak SMU Negeri 1 Besulutu, berdasarkan surat Kementrian pendidikan dan kebudayaan Nomor 82954 / A.14 / PK / 2017, di mana dalam surat tersebut Kementrian Pendidikan dan kebudayaan, mengutip Peraturan Pemerintah No 48 Tahun 2008, tentang Pendanaan Pendidikan.

” Isi surat tersebut menyimpulkan, Pihak SMA / SMK dapat melakukan pungutan pendidikan baik menggunakan istilah pungutan pendidikan maupun istilah lain seperti Sumbangan Pembinaan Pendidikan ( SPP ),” kata Hamid, mengutip isi surat tersebut.

Lebih jauh Hamid menegaskan, bahwa dalam rapat antara pihak sekolah dan orang tua siswa pada Februari 2022, disepakati bahwa setiap anggaran bantuan PIP yang di terima para siswa penerima bantuan, pihak sekolah akan melakukan pungutan atau penarikan sebesar 400 ribu rupiah, untuk biaya sumbangan  SPP.

“Kami sudah sepakat, bersama orang tua siswa, dimana saat dana cair pihak sekolah langsung menarik dana pembayaran SPP mulai Maret hingga Oktober tahun 2022 ini. Jadi penarikan dana sebesar Rp400.000 yang bersumber dari bantuan PIP siswa itu adalah kewajiban siswa dan telah melalui prosedur yang jelas,” tegasnya.

Merasa sudah menjalankan tugas dengan baik, Hamid pun mengaku tidak gentar kepada pihak yang menyerang dirinya dengan informasi hoax.

“Saya bakal lapor balik dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” tutup Kepsek SMAN 1 Besulutu. (sar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *