Diknas Konut Gelar Bimtek Pembuatan Aplikasi Belajar Berbasis Android

  • Bagikan
Ketgam:Diknas Konut Gelar Bimtek Pembuatan Aplikasi Belajar Berbasis Android.Foto:Ist

KABARANOA.ID:KONAWE, – Dalam rangka mendukung inovasi pendidikan di era digital, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Utara (Konut) menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) untuk pembuatan aplikasi pembelajaran berbasis android

Bimtek pembuatan aplikasi pembelajaran berbasis android khusus untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dipimpin langsung Kepala Disdikbud Konut, Asmadin, S.Pd., MM, dengan menghadirkan narasumber dari SMPN 6 Kendari, Hamid, S.Pd., M.Pd. Senin 13 Mei 2024.

Ketgam:Diknas Konut Gelar Bimtek Pembuatan Aplikasi Belajar Berbasis Android.Foto:Ist

Pada kesempatan itu, Asmadin menjelaskan bahwa pengembangan teknologi pembelajaran adalah upaya penting untuk membuat proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Kami berupaya keras untuk memastikan bahwa guru dan siswa dilengkapi dengan alat dan dukungan yang diperlukan untuk merespon tantangan digitalisasi pendidikan,” ujarnya.

Ketgam:Diknas Konut Gelar Bimtek Pembuatan Aplikasi Belajar Berbasis Android.Foto:Ist

Selain itu, Asmadin menambahkan bahwa Pemerintah Daerah Konawe Utara di bawah kepemimpinan Ruksamin-Abuhaera terus aktif dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti Bimtek, sosialisasi, dan pelatihan untuk mendukung pembelajaran yang inovatif.

Pada tahun 2023, pemerintah telah menyalurkan 500 unit laptop kepada guru dan 471 Chromebook kepada siswa, serta menyediakan 22 ruang kelas pintar. Pada tahun 2024, anggaran telah disiapkan untuk pembelian 500 laptop tambahan, 500 Chromebook, dan 93 smart classroom yang baru.

Ketgam:Diknas Konut Gelar Bimtek Pembuatan Aplikasi Belajar Berbasis Android.Foto:Ist

Asmadin berharap dengan fasilitas dan kegiatan ini, satuan pendidikan di Konut dapat meningkatkan kecepatan dan daya saing dalam pendidikan.

“Dengan fasilitas yang memadai dan bimtek yang terus kami tingkatkan, kami mengharapkan terciptanya lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa dan guru,” tutup Asmadin dengan mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana berbagi informasi dan pengalaman dalam pendidikan serta mempererat jalinan silaturahmi antara sesama pendidik. (Prw)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *