Animo Tinggi Peserta Baksos LA Center di Polipolia, Panitia Dibuat Kewalahan

  • Bagikan
Ketgam. Panita bagian registrasi kewalahan hadapi tingginya animo masyarakat sebagai peserta Baksos LA Center. Foto: Iwal Taniapa/Kabaranoa.id

KABARANOA.ID: KOLTIM – Lukman Abunawas (LA) Center Kolaka Timur (Koltim) menggelar bakti sosial di Kelurahan Polipolia, Kecamatan Polipolia, Sabtu (13/11/2021).

Dibanding daerah lain, Baksos LA Center Koltim kali ini tampil beda dengan empat item kegiatan yakni sunat masal, pemasangan implan KB, rekam jantung, dan vaksninasi Covid-19.

Kegiatan Baksos LA Center di Polipolia kali ini, lagi-lagi mendapat reaksi positif oleh masyarakat sekitar sebagai peserta, hingga membuat panitia penyelenggara kewalahan.

Animo masyarakat begitu tinggi. Kegiatan yang sejatinya dilaksanakan pukul 09.00, harus mulai lebih awal lantaran peserta sudah memadati lokasi kegiatan sekira pukul 07.00 pagi.

Ketgam. Ramainya sunat massal di Polipolia. Foto: Iwal Taniapa/Kabaranoa.id

Pantauan Kabaranoa.id, beberapa peserta khususnya untuk kegiatan sunat massal, sempat berebut ingin mendapat giliran, panitia bagian registrasi pun dibuat sibuk hingga sempat berganti, dari pagi diisi Niken, lalu digantikan oleh Sulkarnain, S.Km, menjelang siang.

Sulkarnain yang juga koordinator kegiatan sunat massal, menjelaskan bahwa panitia awalnya menyebar pengumuman melalui beberapa Puskesmas dan pemerintah kecamatan hingga desa. Masyarakat yang berminat, lalu melakukan pendaftaran.

Peserta kegiatan khususnya sunat massal, sesuai data yang diterima, berjumlah 169 anak. Namun tak disangka saat hari pelaksanaan, pendaftar bertambah 146 hingga total anak yang disunat berjumlah 315.

“LA Center Koltim kali ini melakukan kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Koltim, termasuk koordinasi dengan RSUD danbbeberapa Puskesmas, antara lain Poli-polia, Ladongi, dan Dangia,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Hartatia, dari Desa Aladadio, Kecamatan Aere, mengakui semangatnya sangat tinggi mengikuti kegiatan LA Center, lantaran benar-benar menyasar masyarakat kalangan bawah.

“Saya kalau mau bayar tadi ini hampir sejuta. Anak saya disunat ditambah saya juga pasang implan KB. Sunat biasanya 350 ribu, kalau implan biasanya 250. Jadi ini total 600 ribu lebih dan Alhamdulillah ini gratis,” bebernya.

Senada dengan itu, Sadaria yang juga dari Aere, mengucap terima kasih kepada LA Center. Ia mengatakan, Baksos serupa terakhir digelar pada 2018 lalu, sehingga pelayanan kesehatan gratis baru ia dapatkan lagi.

“Pernah ada rencana Baksos serupa, waktu bulan April, tidak tahu dari mana penyelenggaranya tapi tidak terlaksana juga. Sekarang saya pribadi bersyukur, kegiatan ini sudah lama kami nantikan tapi ini baru kesampaian sekarang. Terima kasih,” ungkap Sadaria.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *