Akhir Tahun 2021, Vaksinasi Koltim Dikebut hingga ke Desa dan Sekolah

  • Bagikan
Ketgam: Suasana Vaksinasi di Kecamatan Lalolae Kabupaten Kolaka Timur. Foto Istimewa

KABARANOA.ID: KOLTIM – Setelah menyasar Ueesi dan Uluiwoi demi mendorong percepatan program vaksinasi, Pj. Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulwan Abunawas langsung menggelar rapat Percepatan Vaksinasi Covid-19 bersama jajarannya, di ruang pertemuan Baros, Kecamatan Tirawuta, beberapa waktu lalu.

Dalam rapat ini, Sulwan membeberkan bahwa total sasaran vaksinasi di Koltim, sesuai dengan target daerah sebanyak 95.133 orang.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan data tanggal 7 Desember, dosis 1 tengah berjalan dengan capaian 32.548 orang atau 34,21 persen, lalu dosis 2 sebanyak 19.585 atau 20,59 persen. Untuk tenaga kesehatan keseluruhan, 545 orang atau 83,46 persen.

Sulwan dalam rapat tersebut, menekankan pemberian vaksin secara serentak di seluruh wilayah Koltim, dengan melibatkan pihak Puskesmas, TNI, dan Polri. Olehnya dalam rapat ini, Pj. bupati juga membentuk Tim Percepatan Vaksinasi.

Arahan bupati ini langsung direspon seluruh camat dengan aksi kebut di tiap-tiap Puskesmas. Tak hanya di tingkat kecamatan, para tenaga medis juga langsung turun ke desa dan kelurahan demi mempercepat vaksinasi.

Pantauan Kabaranoa.id di Kecamatan Aere, pada Kamis (9/12), vaksinasi berjalan lancar di beberapa desa, antara lain di Desa Aere dan Watuwoha. Lalu di Kecamatan Loea, kegiatan serupa juga dilaksanakan di sekolah, salah satunya di SMPN 1 Loea.

Ketgam: Suasana Vaksinasi di Kecamatan Lalolae. Foto Istimewa

Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Lambandia, Gunawan, S. KM, kepada awak media mengungkapkan bahwa vaksinasi pelajar di Kecamatan Lambandia sudah mencapai angka 50 persen.

Dijelaskannya, total sekolah yang ada di kecamatan Lambandia sebanyak 12, terdiri dari SMA, SMK, SMP dan MTS, total sasaran sebanyak 1.763 siswa.

“Yang sudah vaksin dosis 1 sebanyak 935 atau 53 persen, dosis 2 661 atau 37,5 persen. Sedang yang belum vaksin adalah 828 atau 47 persen.

Camat Lambandia, Supriadi, S.Pd, mengatakan bahwa meski sudah lebih 50 persen jumlah yang divaksin dosis 1 ini, pihaknya tetap berharap Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) untuk membantu mengarahkan para kepala sekolah agar menginstruksikan seluruh siswa untuk divaksin.

“Insyaallah kami bertekad untuk melakukan vaksin kepada seluruh siswa yang sudah bisa divaksin yang ada di Kecamatan Lambandia ini sebagaimana instruksi bapak bupati dan tim percepatan vaksinasi. Mohon kepada pihak terkait untuk membantu kami,” harapnya.

Ketgam: Suasana Vaksinasi di Kecamatan Lalolae. Foto Istimewa

Bergeser ke Kecamatan Lalolae pada Jumat (10/12), animo masyarakat mengikuti program vaksinasi begitu tinggi di berbagai desa. Mereka sadar bahwa program pemerintah ini menjadi solusi memutus mata rantai Covid-19.

Camat Lalolae, Muhammad Sahlan mengungkapkan, meski tim Percepatan Vaksinasi Pemda Koltim hanya menargetkan minimal 50 persen, namun pihaknya bersama jajaran TNI dan Polri, menyasar lebih tinggi, minimal 70 persen untuk tahun 2021.

“Ini adalah tekad dan langkah yang sangat baik dan tentu saja didukung oleh semua pihak termasuk tim percepatan,” ujarnya.

Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf. Risa Wahyu Puji Setiawan yang juga salah satu tim percepatan vaksinasi wilayah Koltim, mengungkapkan bahwa proses vaksinasi yang sudah berjalan sebelumnya kembali dilaksanakan dengan target yang lebih besar.

Ia pun meminta seluruh perangkat daerah, jika menemui kendala dalam bentuk apapun untuk segera dilaporkan, baik via grup maupun secara langsung ke nomor whatsapp pribadinya.

“Tolong disampaikan setiap permasalahan ke tim percepatan vaksinasi, termasuk kami di jajaran Kodim 1412 Kolaka. Kita targetkan sampai akhir tahun ini, proses vaksinasi di Kolaka Timur ini sudah mencapai 50 persen,” ucapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *