600 Pelaku Usaha Kecil di Konawe Dapat Bantuan dari Kemenko Perekonomian dan Polri

  • Bagikan
Ketgam. Suasana penyaluran bantuan. Foto: Kabaranoa.id

KABARANOA.ID:KONAWE – Sebanyak 600 pelaku usaha kecil di Tiga Kecamatan Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni Wawotobi, Konawe, Anggotoa, menerima bantuan dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Bantuan ini berupa uang tunai PKL dan warung. Penyaluran langsung diakomodir oleh jajaran kepolisian di halaman Polsek Wawotobi, Kabupaten Konawe.

Menghindari antrian panjang, Polsek Wawotobi membagi dua sesi pemberian bantuan. Pertama dibagikan kepada 300 pelaku usaha pada hari Kamis, (7/4/2022).

Kemudian sesi kedua, 300 pelaku usaha lainnya, dilanjutkan pada hari Jumat (8/4/2022). Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pantauan Kabaranoa.id, di hari kedua pemberian bantuan, sesuai jadwal undangan, giat dimulai pada pukul 07.30 Wita. Tenda besi lengkung disiapkan bagi para penerima bantuan. Tampak ratusan warga telah memenuhi tempat duduk yang telah disiapkan.

Demi menghindari kemacetan, polisi berbagi tugas. Beberapa melakukan penertiban di pinggir jalan raya, sementara aparat lainnya memberikan pelayanan kepada masyarakat, lalu ada juga yang melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Kapolsek Wawotobi, AKP Tahalim juga terpantau sibuk, ia sesekali mengelilingi lokasi kegiatan. Tidak hanya mengarahkan anggotanya bertugas, ia juga turun memantau langsung warga penerima bantuan.

Perwira Tiga Balak ini, tidak henti-hentinya menekankan agar seluruh pihak menjaga keamanan agar tetap kondusif. Ia sesekali berbicara melalui pengeras suara, sehingga aparat lainnya tetap rapi melakukan tugasnya.

“Sekali lagi kami sampaikan agar kiranya warga yang masih berada diluar untuk masuk ketempat yang telah kami siapkan dan yang memiliki kendaraan agar memarkir di tempat yang telah kami siapkan, ini demi keamanan kita bersama,” tekan Tahalim melalui pengeras suara.

Para pelaku usaha yang datang, telah dilakukan pendataan langsung oleh Bhabinkamtibmas, serta verifikasi untuk memastikan kelayakan penerima bantuan tersebut.

Ketgam. Polisi bersama salah satu penerima bantuan. Foto: Kabaranoa.id

Mereka diharuskan membawa KTP, KK, serta kartu vaksin, sebagai syarat oleh pemerintah pusat. Sementara bagi peserta yang memiliki riwayat penyakit, diharuskan membawa surat keterangan dokter.

Dalam kegiatan, ada yang menarik untuk disimak, sejumlah polisi rela menjadi tukang parkir, mereka turun langsung merapikan kendaraan milik pelaku usaha. meski suasana ramai, kegiatan berlangsung kondusif.

AKP Tahalim, kepada Kabaranoa.id, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan dukungan bagi pelaku usaha, demi kembali bangkit di masa pandemi Covid-19

“Dengan adanya bantuan, kami mengingatkan bantuan tersebut dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kegiatan usaha,” ucap Kapolsek.

Sementara itu, salah seorang pelaku usaha penerima bantuan, Meri mengaku terbantu dengan pemberian yang disalurkan oleh pihak kepolisian ini. Ia pun optimis, usahanya bakal kembali maju di masa pandemi Covid-19.

“Saya sangat bersyukur dengan bantuan ini apa lagi dibulan suci Ramadan,” jelas Meri.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *